Disaat sekarang ini game bukan hanya sebuah hiburan semata, namun game bisa juga dijadikan sebagai pekerjaan. Namun tentunya ini menimbulkan pro dan kontra terutama di kalangan orang tua. Begini caranya agar meyakinkan orang tuamu kalau kamu ingin menjadi seorang progamers

1. Gunakan kata yang lembut saat memberitahu orang tua

Tentu kebanyakan gamers sering sekali menggunakan kata-kata toxic/trashtalk karena tersulut emosi saat bermain game, tetapi ketika kamu ingin berbicara kepada orang tua gunakanlah kata-kata yang lembut agar orang tuamu menyetujuinya.

2. Beritahu mereka bagaimana jenjang karir dan pendapatan atlet esport

Orang tua pasti selalu berpikir kalau game hanya menghabiskan uang dan waktu. Beritahu mereka pendapatan yang diperoleh oleh atlet esport. Dengan begitu mereka akan berpikir kalau misalnya menjadi atlet esport juga sangat menguntungkan.

3. Berikan prestasi yang telah kamu dapatkan kepada orang tua

Tentunya kalau kamu memang serius menjadi seorang progamers pastinya kamu memiliki skill. Maka dari itu cobalah kamu memulai mengikuti turnamen yang kecil. Dengan begitu ketika kamu menang kamu dapat memberi tahu kepada orang tuamu tentang prestasimu dan skillmu yang ada.

4. Mulailah mengikuti organisasi atau team esport

Ketika kamu mengikuti team esport nantinya skill kamu akan bertambah ditambah setiap team esport pastinya memiliki jadwal latihan dan sparing yang telah diatur sehingga kamu mampu berkembang dalam permainan.

5. Jangan terlalu memaksa

Jangan hanya karena orang tuamu belum menyetujui kamu lantas marah, tenang semua akan ada waktunya tidak semua orang tua lantas menerima anaknya terjun ke bidang games. Tunggulah saat-saat yang pas saat kamu ingin memberitahu orang tuamu.

Demikianlah tips memberitahu orang tuamu kalau kamu ingin menjadi progamers/atlet esport. Semoga bermanfaat.